Keberaadan pasukan terkuat mungkin
sekarang sudah tidak ada, kehebatan orang orang terdahulu yang menjadi pasukan
terkuat tanpa adanya teknologi yang menunjang hanya dengan peralatan seadanya
dan mental yang kuat.
Pasukan jaman dahulu jumlahnya tidak
banyak tapi efektif, mereka tidak takut mati dan lebih memilih mati di medan
perang dari pada mundur.
Berikut ini adalah beberapa contoh
pasukan terkuat sepanjang sejarah.
- Mamluk atau Mameluk

Mamluk atau Mamalik (Bahasa
Arab:مملوك, mamlūk (tunggal), مماليك, mamālīk (jamak)) adalah budak belian
kasta kesatria yang dimiliki oleh khalifah Islam yang berkuasa. Meskipun para
mamluk adalah belian namun status mereka di atas budak biasa, yang mana budak
biasa tidak diperkenankan membawa senjata dan juga dilarang melakukan aktivitas
tertentu. Di beberapa tempat tertentu seperti di Mesir, sejak masa dinasti
Ayyubiyah hingga masa Kesultanan Utsmaniyah, mamluk bahkan sudah menjadi
majikan sejati, yang status sosialnya di atas orang merdeka umumnya.
Secara rinci dinasti mamluk yang
pernah berkuasa merujuk kepada:
- Dinasti Khwarazmia di Persia (1077–1231)
- Dinasti Mamluk di Delhi (1206–1290)
- Kesultanan Mamluk di Kairo (1250–1517)
- Dinasti Mamluk di Irak (1704–1831)
Para prajurit mamluk ini menciptakan
kelas kesatria yang khusus, yang memiliki kedudukan politik yang penting dan
memiliki kekuasaan yang berumur panjang, bertahan sejak abad ke-9 hingga abad
ke-19 masehi. Seiring waktu, para Mamluk menjadi kasta militer yang sangat kuat
dalam sebagian masyarakat Islam. Mamluk memegang kekuasaan politik dan militer
khususnya di Mesir, juga di Syam, Irak dan India. Dalam beberapa kasus, bahkan
menjabat sebagai sultan, sebagian lain mengusai kekuasaan lokal sebagai Amir.
Yang paling terkenal adalah periode Kesultanan Mamluk (1250–1517), di mana
sebuah faksi Mamluk di Mesir berhasil mengambil alih kekuasaan dari
penguasanya, dinasti Ayyubiyah. Mereka awalnya merupakan prajurit budak yang
berasal dari suku-suku bangsa Turki, yang memanfaatkan keadaan dinasti
Ayyubiyah yang mulai melemah. Kesultanan ini dikenal karena mampu memukul
mundur invasi pasukan ilkhan dari Mongol pada Pertempuran Ain Jalut juga dalam
melawan pasukan Salib, mereka secara efektif menggiring pasukan Salib keluar
dari Syam pada 1291 hingga secara resmi era Pasukan salib berakhir pada 1302.
2.Mongol Warior

Mongol dianggap barbar dan liar.
Mereka mendominasi daerah Eropa dan Asia dan paling terkenal dengan pasukan
berkuda yg di pimpin oleh salah satu komandan militer besar dunia, Genghis
Kahn. Mereka sangat disiplin dan mahir dalam menggunakan busur dan panah diatas
punggung kuda. Mereka menggunakan busur komposit yang bisa menembus melalui
baju besi dan juga cukup mahir dengan tombak dan pedang. Mereka ahli perang
psikologis dan intimidasi, dan membangun salah satu imperium terbesar di dunia
yang pernah ada.
3. Pasukan Romawi

Tulang punggung tentara Romawi yang
menuju ke sebuah kerajaan yang tak tertandingi dalam hal ukuran dan kekuatan.
Mereka biasanya infanteri berat dengan baju besi dan perisai model setelah
Yunani kuno. Mereka adalah prajurit kombinasi ahli pedang, tombak dan perisai.
Mereka terdiri dari para prajurit mahal yang mampu membuat senjata terbaik dari
baja. Mereka disiplin, baik bersenjata, dan strategi yang berlangsung di luar
kerajaan mereka, mereka juga pernah melawan Asterix dan Obelix ( Dalam Film :D
)
4. Aztecs

Suku Aztec terkenal kejam dalam
pertempuran. Mereka biasanya menggunakan pakaian mirip binatang seperti elang
atau jaguar. Mereka menggunakan senjata yang sangat primitif seperti clubs dan
busur tetapi sangat efektif. "Shorn Ones" (Cuachicqueh) adalah
prajurit yang bersumpah tidak akan mundur bila musuh datang. Mereka akhirnya
dikalahkan oleh Spanyol dengan senjata modern yg jauh lebih baik.
5. Aphace

Apache (dari kata Zuni yang berarti
musuh (dipertentangkan)) adalah nama kolektif untuk sejumlah masyarakat budaya
di Amerika Utara, yang bertutur dalam bahasa yang sama. Sekarang istilah ini
mencakup juga suku Navajo. Suku Apache pindah ke selatan dari utara Amerika Serikat
agak baru-baru ini. Tokoh-tokoh terkenal suku Apache adalah Geronimo, Cochise
dan Mangas Coloradas. Angkatan Darat Amerika Serikat menemukan bahwa mereka
adalah suku-suku yang kuat dengan strategi yang handal.
6. Vikings

Tentara yang mempunyai ciri khas
tanduk ini berprofesi sebagai pedagang, peladang, dan paling terkenal
sebagai perompak (seringkali setelah gagal berniaga) yang di antara tahun 800
dan 1050 menjarah, menduduki dan berdagang sepanjang pesisir, sungai dan pulau
di Eropa[1] dan pesisir timur laut Amerika Utara, serta bagian timur Eropa
sampai ke Rusia dan Konstantinopel. Mereka memanggil diri mereka sebagai
Norsemen (orang utara), sedangkan sumber-sumber utama Russia dan Bizantium
menyebut mereka dengan nama Varangian.[2] Sampai sekarang orang Skandinavia
modern masih merujuk kepada diri mereka sebagai nordbor (penduduk utara).
Leif Eriksson, yang dalam saga
Islandia dikatakan keturunan para pemimpin Viking Norwegia yang mendirikan
perkampungan Eropa pertama di Greenland sekitar tahun 985, kemungkinan besar
adalah orang Eropa pertama yang menemukan Amerika sekitar tahun 1000.
Perkampungan yang didirikannya kemungkinan besar adalah di L'Anse aux Meadows,
yaitu di Newfoundland dan Labrador, Kanada.
Istilah Abad Viking telah dipakai
untuk menyebut periode sejarah Skandinavia dari tahun 800 sampai 1066, yaitu
sampai pada kematian dari Harald III Sigurdsson.
Sebutan Viking secara luas dapat
pula digunakan untuk menyebut seluruh populasi Skandinavia pada Abad Viking
beserta perkampungan-perkampungan sebarannya. Sebagai contoh, para pedagang dan
perompak pada masa tersebut yang berasal dari pantai timur Laut Baltik dalam
saga Islandia mula-mula disebut sebagai Vikinger fra Estland, atau dalam bahasa
Norwegia ialah Viking Estonia.
Penjelajahan Viking semakin
berkurang dan akhirnya berhenti selama proses Kristenisasi Skandinavia yang
berlangsung secara bertahap.
7. Knight Templar

Ksatria Templar (bahasa Inggris:
Knights Templar) adalah ordo militer Kristen terbesar dan paling kuat, disebut
juga Para Perwira Miskin Kristus dan Bait Salomo (bahasa Inggris: Poor
Fellow-Soldiers of Christ and of the Temple of Solomo, bahasa Latin: pauperes
commilitones Christi Templique Solomonici), berpusat di Yerusalem dan dikenal
sebagai para Ksatria Templar (bahasa Inggris: Knights Templar) yang dibentuk
pada 1119, setelah Perang Salib Pertama pada 1096, untuk membantu Kerajaan
Yerusalem melindungi kerajaannya, dan untuk memastikan keamanan para peziarah
Eropa yang pergi ke Yerusalem. Memiliki chiri khas selalu menggunakan tanda
plus (+) di baju besinya atau di tamengnya.
8. Ninja

Ninja: mereka diam, mengintai dan
membunuh dari era Sengoku Jepang telah merebut pemikiran orang-orang di seluruh
dunia. Banyak dari mereka yang telah diidamkan dan diidolakan, tetapi satu yang
tidak boleh dilupakan nahwa ninja pernah benar-benar ada. Karena sifat ninja
yang rahasia, sangat sedikit catatan resmi tentang mereka yang disimpan, dan
banyak dari catatan ini yang hanya menjadi mitos dan legenda.
9. Spartan

Pasukan Sparta adalah pasukan
militer di negara kota Sparta, yang merupakan salah satu negara kota terkuat di
Yunani kuno. Pasukan ini merupakan salah satu inti perdaban negara Sparta, yang
tujuan utama dari tiap penduduknya adalah menjadi prajurit yang kuat.
Melaksanakan latihan militer bagi warganya sejak mereka masih kanak-kanak,
pasukan Sparta menjadi salah satu pasukan tempur yang paling ditakuti dalam
sejarah dunia. Pada masa kejayaannya pada abad ke-6 dan ke-4 SM, sudah secara
umum dianggap bahwa "satu prajurit Sparta sama berharganya dengan beberapa
prajurit dari negara lain."
10. Samurai

Samurai (侍?), atau dalam bahasa Jepang disebut bushi (武士?, [bu͍ꜜ.ɕi̥]) atau buke (武家?), adalah bangsawan militer abad pertengahan dan
awal-modern Jepang. Menurut penerjemah William Scott Wilson: "Di Cina,
karakter 侍
adalah kata yang berarti menunggu atau menemani seseorang di jajaran
masyarakat, dan ini juga sebenarnya dari istilah aslinya dalam bahasa Jepang,
saburau. Di kedua negara tersebut istilah tersebut biasanya berarti
"mereka yang melayani hadir dekat dengan kaum bangsawan," kemudian
lafal tersebut berganti menjadi saburai. menurut Wilson, referensi awal untuk
kata "samurai" muncul di Kokin Wakashū (905-914), kekaisaran pertama
antologi puisi, selesai pada bagian pertama abad ke-10. Pada akhir abad ke-12,
samurai menjadi hampir seluruhnya identik dengan Bushi, dan kata itu terkait
erat dengan ksatria kelas menengah dan atas. Samurai mengikuti seperangkat
aturan yang kemudian dikenal sebagai Bushido. walaupun samaurai masih kurang
dari 10% dari populasi Jepang, ajaran mereka masih dapat ditemukan hingga hari
ini baik dalam kehidupan sehari - hari maupun dalam seni bela diri modern
Jepang.
Istilah yang lebih tepat adalah
bushi (武士) (harafiah: "orang
bersenjata") yang digunakan semasa zaman Edo. Bagaimanapun, istilah
samurai digunakan untuk prajurit elit dari kalangan bangsawan, dan bukan
contohnya, ashigaru atau tentara berjalan kaki. Samurai yang tidak terikat
dengan klan atau bekerja untuk majikan (daimyo) disebut ronin (harafiah:
"orang ombak"). Samurai yang bertugas di wilayah han disebut hanshi.
Samurai harus sopan dan terpelajar,
dan semasa Keshogunan Tokugawa berangsur-angsur kehilangan fungsi ketentaraan
mereka. Pada akhir era Tokugawa, samurai secara umumnya adalah kakitangan umum
bagi daimyo, dengan pedang mereka hanya untuk tujuan istiadat. Dengan reformasi
Meiji pada akhir abad ke-19, samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda dan
digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Bagaimanapun juga,
sifat samurai yang ketat yang dikenal sebagai bushido masih tetap ada dalam
masyarakat Jepang masa kini, sebagaimana aspek cara hidup mereka yang lain.
Cukup Dulu ya